Beralamat LampionSore

Berjarak dari awanmu berarak

menawan peri berkawan sesak

menjarak lari cawanku retak

serak hari tertawan gerak

Apa iya sejati setia

berjela pergi sembunyi cerita

kendati cuma disampai berita

terjela sunyi bernyanyi ceria

Semua jadi menjelma canggung

memulai kata bertanya bingung

bersua sepi serambi maya

tersampai gita seperti hampa

“Dunia kita memang tak sama, samudera kita terang berbeda, tapi benua kita tak sejarak ini. Aku merasa seperti ada yang terhenti karena sengaja dihalangi”

Entah relungmu?

 

Bermula semua merupa agung

berunding asah memakna menjangkau bijak

bersama berdua menerpa dengung

merima kata merahasia sajak

terima prosa mengena renung

-membanding kisah merana merantau jejak-

bersanding sentosa diasa relung

hingga bersama menjelma bingung!

 

Iya, yang kumaksudkan ini!

“Kita belum benar-benar saling memahami”

Waktu telah menggilir

kita sudah dibilah alir

“berdefinisi dalam falsafah yang sedang kita kagumi”

Apa arti teman?

mengapa menjadi lawan

bagaimana mengerti kawan

Lalu.., apa arti sahabat?

kemudian dalam detik kelebat

Kita bersahut:

“Untuk yang satu itu aku meninggikan lagi nilainya!”

Kembali pada jarak yang tercipta

sesekali apa engkau pernah berkira

kendali kita sudah tidak pada  semula

harmoni nada rentak berbeda

atau

Sejauh mana sudah langkah

menempuh ranah antah berantah

ada dimana aku bermukim

pada renjana baku musim

 

CukupKauTau

Engkau dekap pada sanubari

memukau semerbak merenda wangi

kemilau kerlap tiada terganti

perunggu tetap beranda hari

Bilah prasati  bertera nama

Dian Temaram Langit Suram

rekah sasi  jumantara sukma

sekian dieram bangkit semayam

Iklan

Selam Alam Malam

kepada: NBF

Selam Alam Malam

 

Salam pada setia bintang

mayapada sedia gemintang

 

Kalam bahagia tiada berbilang

malam merana purna pun hilang

dalam bahana tersirna gilang

 

Bermusim berlalu purnama dieram

bermukim di ulu segenang guram

tenang sang buram berenang suram

menghalang karam kenang temaram

 

pada masa tiada ditara

nada berkala minta dikira

bersama rela terima nyata

sementara reda ceria rona

semaya teja sedia pesona

 

Tiada kupunya terka kalkulasi

seloka berima temara diksi

mantra irama pengait rasi

hingga jumantera menerbit sasi

bahagia setara berbait puisi

tantra gita berkait serasi

 

bianglalamu bianglalaku jua

bianglala jiwa sama dipuja

biangmana biangwarna

riangcaya siang sang surya

ditandang hujan merenda karya

dendang mereka bersukaria

benderang warna karena kita setia

 

Seru Waktu

Ketika aku kaukira hengkang

terka dikau bersangka hilang

aku tetap pada semula

roda derap jentera masa

menunggu tiap tekun asa

meramu siap menenun karsa

Jika ragu perkara  silang

maka dikau menerka tilang

Aku tetap karna baku takdir

tentu tiap warna buku tabir

laku genap yang kau pilih

laju derap dan lalu silih

Aku siap tanpa sirap

tiada denyut yang terlewati

senantiasa hanyut dayang mengikuti

makna berarti sejauh mana hati berbunyi

“Sehigga begini ingin engkau kumiliki”

Aku tak pernah pergi

Aku tak pernah hilang

Aku tak pernah hengkang

laju tiada berpaling

tuju jentera keliling

rasamu saja terlalu hampa

rabamu cuma sebulu peka

Apa engkau tak punya cemburu

pada pukau tak hanya secumbu

memiliki saling dalam menunggu

Eram Asa

Tiba kembara ujung kelana lelah memburu mendiam pelana

Sabda membara kunjung renjana belah cemburu meriam gulana

Bila cita masih belia

eram asa kasih mulia

demikian latih para tetua

redam ronta lebih setia

Ketika semua telah menggenang

pusar samudra pelik kendali

Mustika benua bilah tenang

dasar bermula  telisik kembali

Asamu rona ulu renjana

asalmu mula elu rencana

menjelang tercipta belahan jiwa

ragamu dulu mula setia

dua manusia menjamu asmara

Dieram masa ia dewasa ditempa dunia ia mulia

Apa masih caya ragu pada asih setia dan cinta?

Alamatkan pada penghulu ulu dahulu  mula asamu renta

Dan bila ia berkalam bisu Tuju Ia Esa Pencipta

Perupa Daya Setia Dan Cinta

RayaMaya

Waktu Asa Jera Berbata

Derap Cita Dera Melata

Pintu Maya Raya Senjata

Tentu Jaya Daya Semesta

Padma Temaram

Sebuah janji telah terucap

Selepas sore surai temaram

Aku datang menatap temu

Aku matang ditetap waktu

2011

Selamat Datang Tahun Baru

Maya Sketsa

Semenjak  berpisah beberapa waktu lalu, hanya pesan yang menurutku membuat engkau terasa harus aku jaga. Dan tiada yang mampu membawa detail kenangan kecuali mengikuti setiap liku cerita yang pernah kau tuliskan.

Bila semua yang terlelap telah terjaga kemudian terbangun menjumput setiap apa yang tersemai, aku ingin berada dalam tiap mimpi yang kau kagumi.
Aku rasa Engkaupun begitu.

Bagaimana semua bisa terlewati tanpa harus kembali dalam temaram yang membawa kita dalam sesat yang nyata, tapi kita kan kembali pada temaram yang membuat kita laju menyelam fakta.

Berselang waktu yang telah lekas
aku bergegas menyisa bekas
jejak laju kau tinggalkan bergegas

“dalam serumu”

Turutlah jika kau mau
surutlah pabila ragu
jemputlah kapan kau rindu
sambutlah dekapan kalbu

Kini Engkau telah sampai pada dewasa yang kau cita, soosok pelita sebuah kebahagiaan keluarga, Adiratnapekaca. Selamat!

Beberapa selang waktu ke depan sua sepertinya akan menjadi sebuah asa. Dan dalam eram masa akan memanggil kita dalam jumpa kemudian sama-sama kita kenang sebagai romansa. Aku segara kembali-menemui sebuah panggilan- memenuhi bejana rindu yang lebih dahulu kerontang. Telah sekian lama aku bermukim dalam indah buaia kotamu, itu tidak salah. Hanya saja, aku kawatir sedia keindahannya akan membuat harapku aus pada sahaja kotaku. Aku mencintainya!

Sahaja sedia sederhana

seloka makna seruan sabana

Bahagia setia dekapan keluarga

dermaga mulia senantiasa

Pelabuhan rasa ungkapan pujangga

Setia sedia merona cinta

tiada sirna bara pesona

tanpatanya sejauhmana aku mencinta

Setiap wangi pada pergantian musim, segenap nyayi nada untaian kasim, segenap hal yang kuceritakan indah dalam pertemuan yang telah lewat. Semoga engkau masih mengingatnya. Aku membutuhkannya demi janin kerinduanmu.

Bila tiba berapung rasa

hingga sapta kepung ronta

jendela di sana penampung kita

pada maya perampung sketsa

disana kita mengapung jumpa